[unugo.ac.id] Kota Gorontalo, 8 Januari 2026 – Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo (UNUGO) menyelenggarakan kegiatan diseminasi hasil Kuliah Kerja Nyata – Participatory Action Research (KKN-PAR) Tahun 2025 sebagai penanda berakhirnya seluruh rangkaian program pengabdian masyarakat di Kabupaten Pohuwato. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan universitas, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), tim monev serta dosen pembimbing lapangan.
Rektor UNU Gorontalo, Prof. Dr. H. Lahaji, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan KKN-PAR 2025 hingga berjalan dengan baik dan lancar. Ia menegaskan bahwa KKN-PAR bukan sekadar pemenuhan kewajiban akademik, melainkan bentuk nyata pengabdian dan pembelajaran bersama masyarakat untuk melahirkan solusi berkelanjutan atas berbagai persoalan di tingkat desa.
Sementara itu, Ketua LPPM UNU Gorontalo, Dr. Syaiful Umela, MM, dalam sambutannya akan terus mendorong hasil pengabdian dan riset mahasiswa agar tidak berhenti pada laporan kegiatan, melainkan menjadi sebuah tulisan (jurnal) yang kemudian akan menjadi rujukan kebijakan dan program pembangunan di tingkat desa maupun kabupaten. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh sejak penerimaan hingga penarikan mahasiswa KKN-PAR 2025.
Kegiatan kemudian berlanjut pada presentasi hasil KKN-PAR oleh Tim Dosen Pembimbing Lapangan yang memaparkan capaian program di tiap desa. Dalam sesi presentasi ditampilkan berbagai output pengabdian, para dosen pembimbing menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari tingkat partisipasi masyarakat dan peluang replikasi program di desa lain.
Melalui kegiatan diseminasi ini, UNU Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan KKN-PAR sebagai wahana integrasi tridarma perguruan tinggi yang berpijak pada kebutuhan masyarakat. Universitas berharap, sinergi yang telah terbangun sepanjang pelaksanaan KKN-PAR 2025 dapat menjadi fondasi kuat bagi kerja sama yang lebih luas pada tahun-tahun berikutnya.





