[unugo.ac.id] Kota Gorontalo – Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo (UNUGO) resmi menjalin kerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada hari ini, Jum’at 31 Juli 2026 berlangsung di ruang rapat aula PWNU Gorontalo..
Acara penandatanganan nota kesepahaman ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tertinggi UNUGO. Rektor UNUGO, Prof. Dr. H. Lahaji, M.Ag., didampingi oleh Wakil Rektor. Turut hadir pula Dekan Fakultas Hukum, Pemerintahan dan Sosial, Karmila Damariani Radjak, S.H., M.H., yang menandatangani langsung perjanjian kerja sama ini.
Prof. Dr. H. Lahaji, M.Ag. menegaskan bahwa UNUGO memiliki komitmen penuh untuk menyukseskan agenda demokrasi di tingkat daerah maupun nasional. Ia menyatakan bahwa UNUGO siap mendukung sepenuhnya dan berpartisipasi aktif dalam setiap program kerja maupun tahapan kepemiluan yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Gorontalo ke depannya.
Dukungan ini diwujudkan sebagai bentuk nyata implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. UNUGO menyadari bahwa institusi pendidikan memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal jalannya proses demokrasi agar berjalan dengan transparan, adil, dan berkualitas, melalui pelibatan sumber daya manusia akademis yang berintegritas.
Di sisi lain, pihak KPU Provinsi Gorontalo menyambut baik antusiasme, kesiapan, serta tangan terbuka dari UNUGO. KPU menaruh harapan besar agar perguruan tinggi dapat mengambil peran yang lebih aktif dan masif dalam membantu tugas-tugas KPU, khususnya dalam mensosialisasikan berbagai informasi kepemiluan kepada masyarakat luas dan civitas akademika.
KPU menekankan pentingnya sosialisasi dan edukasi terkait persiapan tahapan-tahapan pemilihan yang akan segera dimulai dalam rentang waktu tahun 2027 hingga 2029 mendatang. Rentang waktu persiapan tersebut dinilai sangat penting, sehingga edukasi pemilih sejak dini menjadi kunci utama untuk meningkatkan angka partisipasi serta kualitas pemilih muda.
Mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) dan kelompok pemilih terpelajar diharapkan mampu menjadi perpanjangan tangan informasi KPU. Dengan pemahaman yang komprehensif mengenai tahapan pemilu 2027-2029, mahasiswa tidak hanya disiapkan untuk menjadi pemilih cerdas, tetapi juga diharapkan mampu mengedukasi keluarga dan lingkungan masyarakat di tempat tinggal mereka masing-masing.
Kolaborasi antara UNUGO dan KPU Provinsi Gorontalo diharapkan dapat menjadi contoh sinergi positif antarlembaga di Gorontalo. Dengan persiapan yang matang sejak dini serta keterlibatan aktif dari kalangan akademisi, proses pemilihan umum pada periode 2027-2029 diyakini akan berjalan semakin baik, partisipatif, dan sukses melahirkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas.



